Kebijakan Privasi

Kebijakan Privasi!

Gimana kita ngumpulin, nyimpen, & ngejaga data lo. Transparan, gak pake basa-basi.

1. Data yang Kita Kumpulin

Waktu lo daftar atau pakai Kejar Target, kita ngumpulin data berikut:

  • Data Akun: Nama, email, avatar (kalo login via Google), password (hashed)
  • Data Dokumen: Isi dokumen yang lo generate dan simpan
  • Data Sosmed: Akun Instagram, Facebook Page, Threads, TikTok, dan LinkedIn yang lo hubungkan, token akses (terenkripsi), draft, jadwal, caption, dan gambar yang lo upload
  • Data Transaksi: Riwayat pembayaran & status langganan
  • Data Log: IP address, browser info, timestamp akses (buat audit & debugging)

2. Data yang GAK Kita Kumpulin

Biar jelas, ini yang gak kita kumpulin atau simpen:

  • Nomor kartu kredit / debit (diproses langsung sama Midtrans/iPaymu)
  • Password dalam bentuk plaintext (selalu di-hash bcrypt)
  • Token akses Google OAuth (gak disimpen permanen)
  • Data WhatsApp lo (dikirim langsung via Evolution API di instance lo sendiri)

3. Cookies & Tracking

Kita pake cuma cookie sesi (PHP session) buat ngejaga lo tetap login. Gak ada cookie tracking, gak ada third-party tracker, gak ada Google Analytics, gak ada Facebook Pixel, gak ada iklan. Cookie sesi otomatis kehapus pas lo logout atau tutup browser.

4. Gimana Kita Pakai Data Lo

Data lo cuma dipake buat:

  • Bikin & manage akun lo
  • Generate & simpan dokumen lo
  • Proses transaksi pembayaran
  • Kirim notifikasi penting (reset password, perubahan paket, dll)
  • Audit trail & debug kalo ada error

Kita gak pernah jual, nyewain, atau bagiin data lo ke pihak ketiga buat tujuan marketing atau iklan.

5. Pihak Ketiga

Ada beberapa layanan pihak ketiga yang kita pake. Data yang dikirim cuma data minimal:

  • Midtrans / iPaymu — pembayaran. Data kartu diproses langsung.
  • Groq / Deepseek — AI Notes & Verify. Data sementara, gak disimpen.
  • Cloudflare — CDN, DDoS, Turnstile. Log traffic standar.
  • Google — OAuth login (kalo lo pilih login via Google).
  • Evolution API — instance WhatsApp lo sendiri.
  • Meta (Instagram & Facebook Page) — login akun, publish konten, dan insights lewat Instagram Graph API / Facebook Graph API. Instagram bisa dihubungkan langsung (Business Login) atau lewat Facebook Page.
  • Meta (Threads) — login akun, publish konten, dan insights lewat Threads API.
  • TikTok — login akun, direct post foto, dan status publish lewat Content Posting API.
  • LinkedIn — login akun, publish post, dan unggah gambar lewat LinkedIn Marketing API.

6. Penyimpanan Data

Data lo disimpen di server yang berlokasi di Indonesia. Database pake SQLite dengan enkripsi AES-256-GCM buat data sensitif. Backup database dilakukan secara berkala ke lokasi terpisah.

7. Hak Lo Atas Data

  • Akses: Lihat & download semua data lo kapan aja
  • Edit: Update profil dari halaman profil
  • Hapus: Hapus akun & data permanen. Hubungin tim.
  • Export: Export data dalam format readable.

8. Retensi & Penghapusan Data

Data lo disimpen selama akun masih aktif. Kalo lo minta hapus akun, data dihapus permanen dalam 30 hari. Data transaksi keuangan mungkin disimpen lebih lama (pajak) dalam bentuk anonim. Khusus data sosmed, lo bisa putus akun dan minta penghapusan kapan aja lewat halaman Penghapusan Data.

9. Notifikasi Pelanggaran Data

Kalo terjadi data breach, kita bakal ngabarin lo lewat email maksimal 72 jam setelah kejadian terdeteksi, lengkap dengan langkah yang udah diambil.

10. Perubahan Kebijakan

Kebijakan privasi bisa berubah sewaktu-waktu. Perubahan signifikan dikabarin lewat email/notifikasi 14 hari sebelumnya. Pakai terus Kejar Target setelah perubahan = lo setuju kebijakan baru.

11. Data dari Integrasi Media Sosial

Kalau lo menghubungkan akun media sosial, kami menyimpan data berikut supaya fitur Kelola Sosmed bisa jalan:

  • Identitas akun: ID akun, username, nama tampilan, dan foto profil. Instagram: ID akun Business/Creator plus ID & nama Facebook Page kalau lo connect lewat Page. Threads: ID dan username. TikTok: open ID dan display name. LinkedIn: ID anggota dan nama.
  • Token akses: token OAuth dari Meta (Instagram/Facebook/Threads), TikTok, dan LinkedIn. Semua disimpan terenkripsi AES-256-GCM, nggak pernah ditampilkan di browser, dan bisa dicabut kapan aja.
  • Konten: caption, hashtag, jadwal, gambar yang lo upload, dan status publish per platform.
  • Statistik: metrik konten (reach/tayangan, like, komentar, share, simpan) kalau fitur analytics diaktifkan.

Platform dan izin yang kami minta:

  • Instagram (login langsung): instagram_business_basic, instagram_business_content_publish, instagram_business_manage_insights.
  • Instagram & Facebook Page (via Facebook Login): instagram_basic, instagram_content_publish, instagram_manage_insights, pages_show_list, pages_read_engagement, pages_manage_posts, business_management.
  • Threads: threads_basic, threads_content_publish, threads_manage_insights.
  • TikTok: user.info.basic, video.publish, video.upload.
  • LinkedIn: openid, profile, w_member_social.

Data ini cuma dipakai buat menampilkan akun, menyusun dan menjadwalkan konten, mempublikasikan konten ke akun lo, serta menampilkan status dan statistik. Instagram/Facebook/Threads/TikTok mengambil gambar dari URL publik di domain kami; LinkedIn kami unggah gambarnya langsung lewat API LinkedIn. Kami nggak menjual data ini, nggak memakainya buat iklan, dan nggak membagikannya ke pihak lain selain platform yang lo hubungkan.

Lo bisa mencabut akses kapan aja lewat Akun Sosmed atau pengaturan resmi masing-masing platform: Apps and Websites di Facebook/Instagram, Settings → Security → Manage app permissions di TikTok, dan Settings → Permitted services di LinkedIn. Setelah diputus, token dihapus dari sistem aktif. Detail lengkap ada di halaman Penghapusan Data.

Butuh kontrol lebih atas data lo?

Mau hapus akun, export data, atau sekedar nanya soal privasi? Langsung aja dari dashboard.

PT. KEJAR TARGET SKYWEB — NPWP: 024288730045000